(Menyorot Fenomena Pengendara di Bawah Umur) Syifa masih sangat muda. Menghitung umurnya masih bisa dengan jemari. Dia memang masih lima tahun. Masih taman kanak-kanak. Yang dia tahu baru sebatas menghafal huruf. Tapi untuk mengenali huruf demi huruf, kadang masih harus berdebat dengannya
Jumat, 09 Desember 2011
Mati Muda Makin Mudah
Kamis, 08 Desember 2011
Mati Muda Makin Mudah
(Menyorot Fenomena Pengendara di Bawah Umur) Syifa masih sangat muda. Menghitung umurnya masih bisa dengan jemari. Dia memang masih lima tahun. Masih taman kanak-kanak. Yang dia tahu baru sebatas menghafal huruf. Tapi untuk mengenali huruf demi huruf, kadang masih harus berdebat dengannya.
Rabu, 23 November 2011
Negeri Irit Senyum
Salah
satu perusahaan kereta api Keihin Electric Railways di Jepang
mewajibkan para karyawannya untuk memeriksa senyumnya sebelum mulai
bekerja, dengan menggunakan "grin-o-meter", atau pengetes senyum. Ini
untuk memastikan apakah senyum mereka cukup baik untuk membuat pelanggan
puas.
Melepas "Perawan" di The Lost Bladesman
Ini Kisah KKN-ku
Hari Sumpahi Pemuda
Surat buat Anak-anakku
Makassar, 5 November 2011
Saya punya tiga klub sepakbola favorit; Real Madrid, Chelsea, dan Inter Milan. Mereka tim besar dengan segudang prestasi. Saat mereka bertanding dan menang, perasaan saya sangat bahagia. Sebaliknya, ketika mereka kalah, yakin saja saya pasti bersedih.
Saya punya tiga klub sepakbola favorit; Real Madrid, Chelsea, dan Inter Milan. Mereka tim besar dengan segudang prestasi. Saat mereka bertanding dan menang, perasaan saya sangat bahagia. Sebaliknya, ketika mereka kalah, yakin saja saya pasti bersedih.
Senin, 25 April 2011
Rabu, 20 April 2011
Berkesenian Bermodal Feeling
*Erwin Sulaiman, Player dan Arranger Sulsel
Erwin Sulaiman pernah merasa sedih. Ia lalu minggat dari rumahnya. Untungnya, tayangan TVRI melunakkan hati kedua orang tuanya. Itu 16 tahun lalu saat Erwin mulai mencari jati dirinya sebagai musisi.
Erwin Sulaiman pernah merasa sedih. Ia lalu minggat dari rumahnya. Untungnya, tayangan TVRI melunakkan hati kedua orang tuanya. Itu 16 tahun lalu saat Erwin mulai mencari jati dirinya sebagai musisi.
J. Wieryana Haq, Sang Pematung Asal Sulsel
Dia cerdas dan punya mimpi. Ketika cita-citanya kuliah di Yogyakarta pupus di tengah jalan, ia pun berjuang sendiri mengasah bakat otodidaknya.
“Saya Penemu, bukan Profesor”
Suatu hari aktris dan pembawa acara Shahnaz Haque memuji Zaenal Beta di Indonesia Siesta. Artis cantik itu menyebutnya profesor.
Pelukis Hiper Realis Tau-tau
*Mike Turusy, Seniman Sulsel Berkiprah Internasional
NAMANYA Mike Turusy. Itu sesuai Kartu Tanda Penduduk (KTP) meski sebenarnya nama aslinya, Rusmin.
"Dalam Mimpi pun Saya Berteater"
*Fahmi Syariff, Tokoh Teater Sulsel
DENDAM telah mengubah hidupnya. Ia ingat betul momen-momen ketika berdiri di pintu kelas dan guru pembimbing drama di SMA-nya, Emil Agus Kalalo tak mengacuhkannya.
DENDAM telah mengubah hidupnya. Ia ingat betul momen-momen ketika berdiri di pintu kelas dan guru pembimbing drama di SMA-nya, Emil Agus Kalalo tak mengacuhkannya.
Selasa, 08 Februari 2011
Entah…….
Gadis itu sangat mempesonaku. Kecantikannya yang tanpa makeup, kesederhanaannya, dan cara bertuturnya, membuat saya kembali merasakan debar seperti saat masih SMA dulu. Dan saya yakin, makna debar itu belum berubah. Itu masih debar-debar asmara. Saya jatuh cinta.
Senin, 07 Februari 2011
Potret Kecil di Flyover
Segepok duit itu belum membuat Syahrul tersenyum, Selasa, 4 Januari. Matanya masih bergerak liar ke deretan mobil yang tertahan lampu merah. Berharap menemukan lambaian tangan. Namun tak ada yang memanggil. Ia mencoba menawarkan koran dagangannya dengan sisa suara siangnya. Itupun tak lagi terdengar nyata. Suara pengamen mengaburkannya.
Rabu, 12 Januari 2011
tapi, apakah kau tak lelah hujan?
hujan, aku banyak tahu tentang kau
memang kau dari langit, tapi lahirmu dari tempatku berpijak
kau air dari bumi kan?
memang kau dari langit, tapi lahirmu dari tempatku berpijak
kau air dari bumi kan?
Langganan:
Komentar (Atom)

